Memaparkan catatan dengan label ayah ibu. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label ayah ibu. Papar semua catatan

Selasa, 17 November 2009

Ayah Ibu

16Nov; 23rd anniversary
a tribute to my beloved parent
May Allah Bless Us







Rabbani




Ayah ibu ampunilah dosa kami semua
Ayah ibu doakan kami dunia dan akhirat
Dari kecil sehingga dewasa
Kau menyayang dan sering memanja
Menanam iman menyemaikan taqwa
Mengajar kami muliakan agama



Ayah ibu berkorban jiwa berkorban harta
Ayah ibu semoga Allah tinggikan darjatmu
Sebelum nyawa meninggalkan jasad
Sebelum suria terbitnya di barat
Kau amanahkan Al Qur'an dan sunnah
Jadi panduan di akhir zaman
Belaianmu masih terasa
Ya Allah tempatkan mereka di syurga



Kami cintakan Allah
Kami kasihkan rasul
Kami sayangkan Ayah
Kami sayangi Ibu












BETULKAN NIAT, TERUSKAN ISTIQAMAH..
ORANG BERILMU TIDAK SAMA DENGAN ORANG YANG TIDAK BERILMU

Jumaat, 17 April 2009

Permata Ayah Bonda

Album : Keampunan
Munsyid : Firdaus
http://liriknasyid.com


Mewangi kuntuman bahagia
Di halaman ayah serta bonda
Menatang selaut cahaya
Melerai resah dan gundah di jiwa
Segunung impian dicita

Selangit harapan di damba
Dibelai, dimanja mesra
Kaulah racun, kau penawar
Senyuman dan tangisanmu
Pengubat duka dan lara

C/O

Engkau umpama sebutir permata
Diperlubukkan kasih nan bersinar, bercahaya
Hiasi rumahtangga
Engkau harapan seisi keluarga
Panjatan doa dan aimata
Yang pasrah kepada Yang Esa
Kepadamu tercurah
Kasih sayang dan pengorbanan
Agar terus gemilang

Dididik, diasuh tiap masa
Diajarkan ilmu yang berguna
Mengenal Allah dan Rasul
Menyemai, menyubur iman di dada

Dilayur segala kekerasan
Dilentur dengan kelembutan
Dititip seuntai madah
Hidupmu mula dan berakhir
Menyusur fitrah dan sunnah
Bernoktah di penghujungnya

C/O

Tiada yang lebih membahagiakan
Melihat dirimu kian membesar, dewasa
Di dalam sejahtera
Usah terpesona pujukan dunia
Yang hanya menyilau pandangan
Memukau dengan keindahannya
Nasihat ayah bonda
Agar engkau lebih bersedia
Untuk menghadapinya

Bersemi kelopak kasih sayang
Di persada cinta yang sejati
Titisan susu ibunda
Menyegarkan, menghapuskan dahaga

Renjisan keringat dari ayahanda
Menyubur pohon kehidupan
Tuaian sebidang tabah
Buatmu doa dan harapan
Jadilah insan yang mulia
Pembela di hari tua

C/O

Waktu bisa merubah segalanya
Dewasalah dalam rahmat dan kasih Ilahi
Redahi pancaroba
Andai langkahmu tersasar kesimpangan
Pulanglah ke laman ayah bonda
Kembali menghuni di tamannya
Bersamalah semula
Menghirup embunan kasih sayang
Sedingin airmata bonda

Engkaulah permata ayah bonda....

Lagu : Adnan Abu Hassan
Lirik : Ito Lara

Pengirim : Asyraff Hafdzan

Jumaat, 24 Oktober 2008

Subuh Yang Terakhir

Rabbani
http://liriknasyid.com

Bilakah kali yang terakhir kau ucapkan sayang
pada insan yang setia berkongsi susah dan senang
Luahkan isi hati, andainya sudah ditakdir
Tadi subuh yang terakhir
Bila berdekatan kadangnya makin kita leka
Bila bejauhan barulah merindu didada
Selagi berkesempatan ucapkan terima kasih
Andai esok takkan hadir
Tika terkasar bahasa mungkin ada yang terasa
Tapi tak kedengaran rintihan kerna sayangkan dirimu
Namun di hati mampukah dilupakan
Rayulah kemaafan
Jangan sebelum nyawa dipulangkan
Bilakah kali yang terakhir kau kucupi pipi
Ayah bonda yang tak mungkin kau terbalas budi
Tunjukkanlah syukurmu bertuahnya kau dilahir
Tika terkasar bahasa mungkin ada yang terasa
Tapi tak kedengaran rintihan kerna sayangkan dirimu
Namun di hati mampukah dilupakan
Rayulah kemaafan
Jangan sebelum nyawa dipulangkan
Lihatlah saja isterimu berkorban separuh nyawa
Demi menjamin kebahagian anak dan suami tercinta
Buktikan padanya pilihan jodohmu tepat
Sebelum semua terlewat
Lafazkan rasa cinta...andainya sudah ditakdir
Tadi subuh yang terakhir

Terima Kasih Ayah Ibu

Hijjaz
http://liriknasyid.com

terima kasih ibu,
terima kasih duhai ayah (2x)
lahirku ke duniaku disambut penuh syukur
bisikan azan ke telinga
hikamah kalimah nan luhur
lahirku ke duniaku diasuh mengenal Allah
ku diajar sebut namaNya
juga nabi rasul mulia
salam sayang ayah dan ibu
mendidik ku tak pernah jemu
halalkan lah makan minumku
maafkanlah salah silapku
tanpa maaf dan juga restu
hidupku jadi tak menentu
tiada yang lebih bernilai
dari pengorbanan yang suci itu
tak berdaya aku membalasnya
moga ku jadi anak yang bertakwa
terima kasih ibu,
terima kasih duhai ayah (2x)
Jasamu oh ayah dan ibu
akan ku kenang selamnya
hidup saling berkasih sayang
membina keluarga bahagia
pada mu Allah aku berdoa
pada Mu jua aku meminta
rahmatilah ibu ayah tercinta
ampunilah dosa- dosa mereka
panjang umur, murahkan rezeki
sejahtera dalam ketaatan
moga berbahagia di dunia,
di akhirat beroleh syurga
daku mengharap redha mu ibu
juga redha darimu ayah
hanya itulah yang ku pinta
agar hidupku lebih bermakna
terima kasih ibu,
terima kasih duhai ayah
Pengirim : Syikin

Sabarlah Insan

Sabarlah Insan

Teman Seperjuangan => Mata Pena Yg Nakal

Jom Rehat Sat..

Sehari, Satu Ayat Qur'an
Hadis Pilihan
Listen to Quran

My Viewers *This Number Should Not Exceed*